
Sarolangun, 20 Mei 2026 : Sebelum memulai segala aktivitas pengajaran dan pembelajaran, seluruh warga pendidik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sarolangun selalu menyempatkan diri untuk berkumpul dan melaksanakan doa pagi bersama. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari ini menjadi tradisi dan pondasi utama yang diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan amanah mulia mencerdaskan dan mendidik generasi penerus bangsa.

Berada di ruang guru, suasana menjadi hening dan khidmat saat seluruh tenaga pendidik dan kependidikan berkumpul melingkar. Pada kesempatan pagi ini, doa dipimpin langsung oleh Bapak H. Abd. Gafar, S.Pd.I. Dalam lantunan doanya yang penuh penghayatan, beliau memohon kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan, serta petunjuk bagi seluruh pendidik dalam membimbing anak-anak didik. Doa juga dipanjatkan agar ilmu yang disampaikan menjadi bermanfaat, berkah, dan dapat menjadi bekal masa depan yang gemilang bagi para siswa.
Kepala MIN 1 Sarolangun, Dr. Almujahidin, M.Pd.I, yang turut hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan tertib, menegaskan bahwa doa adalah fondasi paling utama dalam setiap langkah pengabdian. Menurut beliau, mendidik bukan sekadar mengajarkan materi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai, akhlak, dan karakter, yang semuanya membutuhkan kekuatan spiritual dan dukungan doa yang terus-menerus.

"Kami meyakini sepenuhnya bahwa keberhasilan besar yang telah kami raih hingga saat ini tidak lepas dari doa dan ikhtiar yang kami lakukan bersama setiap pagi. Sebagai pendidik, kami adalah orang tua kedua bagi anak-anak, dan tugas kami sangatlah berat dan mulia. Tanpa pertolongan Allah dan kekuatan doa, mustahil kami bisa membimbing generasi bangsa ini menjadi pribadi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia," ungkap Dr. Almujahidin, M.Pd.I.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan doa pagi ini memiliki makna mendalam, yaitu menyatukan hati, memupuk rasa persaudaraan, serta menyamakan niat seluruh guru untuk bekerja ikhlas karena Allah demi kemajuan pendidikan. Semangat kebersamaan dan kekhusyukan yang tercipta saat berdoa menjadi energi positif yang dibawa para guru saat masuk ke dalam kelas dan berinteraksi dengan para siswa.

Para guru pun menyambut baik dan menjalankan tradisi ini dengan penuh kesadaran. Bagi mereka, momen berdoa bersama ini menjadi pengingat bahwa tugas mendidik adalah amanah besar yang harus dijaga sebaik mungkin, dan kekuatan untuk melaksanakannya senantiasa bersumber dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dengan niat yang lurus dan doa yang tak terputus, MIN 1 Sarolangun terus melangkah maju, menjadikan setiap harinya sebagai perjalanan ibadah dalam mencetak generasi bangsa yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga kokoh iman dan mulia budi pekertinya.
By:Mr.Kyy
|
20x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...